HACCP Dinar Project
Memantau dapur MBG lintas yayasan mitra: dokumen, kegiatan harian sampai asesmen HACCP, secara real-time.
SambasTech, software house Kalimantan Barat
Kami membangun, menjalankan dan merawat aplikasi untuk dapur MBG, sekolah, kampus, usaha lokal dan organisasi. Semuanya berjalan di server yang kami kelola sendiri.
Lima belas aplikasi dan situs, dikelompokkan per bidang. Tangkapan layar adalah halaman depan masing-masing, diambil Oktober 2026.
Menampilkan 15 dari 15 proyek.
Memantau dapur MBG lintas yayasan mitra: dokumen, kegiatan harian sampai asesmen HACCP, secara real-time.
Absensi pegawai berbasis GPS yang sulit dicurangi, untuk dapur SPPG dan kantor. Banyak cabang dari satu panel.
Website sekolah: profil, program, galeri dan berita yang diisi sendiri oleh pihak sekolah.
Catatan perilaku siswa berbasis poin yang bisa dilihat guru, siswa dan orang tua.
Peminjaman alat, pendaftaran praktikum dan pemantauan laboratorium kampus.
Tes MMPI dan skrining ADHD secara online, lengkap dengan interpretasi hasil.
Katalog dan toko buku penerbit Politeknik Negeri Sambas, dari pencarian sampai checkout.
Pengingat ganti oli berbasis kilometer. Sistem menanyakan KM lewat WhatsApp lalu memperkirakan jadwal ganti oli.
Info kamar, pengajuan sewa dan panel pengelola untuk kos putri.
Rantai pasok kopi untuk kelompok tani: data lahan, catatan panen dan batch produk, dengan verifikasi lewat WhatsApp.
Portal berita Kalimantan Barat, nasional dan dunia yang ringan dibuka di jaringan seluler.
Direktori prompt AI yang sudah diuji, beserta gambar dan video hasil aslinya. Bertambah otomatis dua kali sehari.
Platform analisis foto dan computer vision. Akses terbatas untuk pengguna terdaftar.
Studio video cerita berbasis web: naskah, gambar adegan, narasi dan render berjalan otomatis di server.
Website organisasi mahasiswa. Sedang dalam pemeliharaan.
Tidak ada vendor terpisah untuk desain, kode dan server. Orang yang menulis kodenya juga yang memasang dan memperbaikinya.
Kami datang ke tempat kerja Anda, melihat siapa yang mencatat apa, dan di bagian mana pekerjaan tersendat. Dari situ disusun alur yang paling sedikit mengubah kebiasaan orang.
Sebelum menulis kode, kami tentukan data apa yang disimpan, siapa yang boleh melihat, dan laporan apa yang harus keluar. Bagian ini yang paling menentukan aplikasi berguna atau tidak.
Satu bagian selesai, langsung dipakai. Masukan dari pengguna pertama masuk ke tahap berikutnya, jadi tidak ada kejutan besar saat aplikasi diserahkan.
Aplikasi berjalan di server kami dengan HTTPS dan pemantauan. Perbaikan, pembaruan dan permintaan tambahan ditangani tim yang sama yang membangunnya.
Bukan mockup. Ketiganya dipakai harian oleh pengguna nyata, dan bisa Anda buka sendiri sekarang.



Semua proyek di halaman ini berjalan di perangkat Proxmox milik kami sendiri, dipecah per container, dengan Cloudflare di depan dan HTTPS di setiap domain.
SambasTech berdiri pada Januari 2023 di Kalimantan Barat. Namanya diambil dari Sambas, kabupaten di ujung utara provinsi ini.
Kami mengerjakan analisis kebutuhan, desain, kode, sampai server tempat aplikasinya berjalan. Anda tidak perlu menyewa tiga vendor terpisah, dan kalau ada masalah, yang memperbaiki adalah orang yang membangunnya.
Logo kami diambil dari tenun songket lunggi Sambas: pita yang dianyam rapat sampai menjadi satu kain. Begitu juga cara kami membangun software.
Ceritakan prosesnya sekarang, siapa yang memakai, dan di mana masalahnya. Kami balas lewat email, biasanya di hari kerja.
[email protected]Ringkas